Synch Licensing: Ketika Musik Indonesia Mendunia Lewat Film
Sync licensing fees can reach $500K+ untuk kampanye global. Film Netflix & game ($200B industry) jadi peluang terbesar. Indonesia music mulai mendunia via visual media.
Sync licensing fees can reach $500K+ untuk kampanye global. Film Netflix & game ($200B industry) jadi peluang terbesar. Indonesia music mulai mendunia via visual media.
Sync licensing fees can reach $500K+ untuk kampanye global. Film Netflix & game ($200B industry) jadi peluang terbesar. Indonesia music mulai mendunia via visual media.
Synchronization licensing atau sync licensing merupakan salah satu revenue stream paling valuable bagi songwriters dan publishers di era digital. Ini adalah proses melisensikan hak untuk menggunakan komposisi musik dalam conjunction dengan media visual seperti film, TV shows, iklan, video game, dan konten komersial lainnya. According to Music Business Worldwide, sync licensing fees untuk lagu populer dapat mencapai anywhere dari $10.000 untuk penggunaan domestik kecil hingga $500.000 atau lebih untuk kampanye global dengan brand besar.
Penggunaan musik Indonesia dalam konten internasional masih relatively terbatas tetapi menunjukkan trend naik. Film-film Netflix dan Disney+ yang disutradarai oleh filmmaker Indonesia seperti “Penyalin Cahaya” dan “Qorin” menggunakan soundtrack lokal yang meningkatkan visibilitas musik Indonesia ke audiens global. sympafonic.com mencatat bahwa kesempatan sync dengan production house internasional often datang melalui network global publishers yang memiliki relationships dengan music supervisors.
Billboard melaporkan bahwa industri video game global, yang valued lebih dari $200 miliar, menjadi salah satu growth area tercepat untuk sync licensing. Game-game populer seperti “Genshin Impact” dan “Valorant” menggunakan soundtrack yang mencampurkan influences musik tradisional dari berbagai budaya, membuka door untuk composers Indonesia untuk showcase karya mereka. Major game developers willing membayar premium untuk musik yang distinctive dan culturally authentic.
Untuk maximize opportunities dalam sync, YKCI menyarankan songwriter Indonesia untuk memastikan lagu-lagu mereka registered dengan database yang accessible oleh music supervisors global, memiliki clean metadata, dan explore collaborations dengan composers yang memiliki experience dalam scoring untuk visual media. Dengan strategi yang tepat, sync licensing bisa menjadi significant income source yang diversify revenue beyond streaming.
Sumber: Music Business Worldwide, Billboard, symphonic.com, YKCI, Midem