Sync Agency di Indonesia: Bagaimana Deal Sync Licenses Terbe
Memahami proses terbentuknya sync licenses di Indonesia dan peran sync agency dalam ekosistem musik.
Memahami proses terbentuknya sync licenses di Indonesia dan peran sync agency dalam ekosistem musik.
Memahami proses terbentuknya sync licenses di Indonesia dan peran sync agency dalam ekosistem musik.
Synchronization license atau sync license adalah izin untuk menggunakan komposisi musik dalam media visual seperti film, serial TV, iklan, video game, dan konten digital. Di industri musik global, sync licensing merupakan sumber pendapatan yang sangat signifikan bagi songwriter dan publisher. Di Indonesia, meskipun ekosistem sync masih berkembang, potensinya sangat besar mengingat pertumbuhan industri film, advertising, dan konten digital yang pesat.
Proses terbentuknya sync deal di Indonesia melibatkan beberapa pihak: music supervisor (dari sisi production house atau advertiser), music publisher, dan kadang-kadang sync agency independen sebagai intermediary. Music supervisor bertanggung jawab memilih lagu yang tepat untuk adegan atau ad baseline sebuah production. Mereka bekerja dengan tim creative production house dan berkomunikasi dengan music publisher atau sync agency untuk menegosiasikan license terms.
Sync license fee sangat bervariasi tergantung pada beberapa faktor: cakupan penggunaan (scope of use), durasi penggunaan, media platform, geographic territory, dan popularity dari lagu yang digunakan. Menurut data dari Music Business Worldwide, sync license fee untuk lagu populer di pasar internasional bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan dolar AS untuk penggunaan global dalam campaign advertising besar. Untuk pasar Indonesia, fee cenderung lebih rendah namun tetap signifikan sebagai sumber pendapatan.
Sync agency seperti Those Who Know Music, MassiveMusic, dan berbagai music supervisors independen di Jakarta dan Bandung mulai membangun ekosistem sync yang lebih profesional. Mereka berperan sebagai bridge antara pencipta lagu dan kebutuhan pasar advertising, film, dan media digital Indonesia.Bagi songwriter Indonesia, proactive approach dengan membangun katalog musik yang “sync-friendly” dan membangun relationships dengan music supervisors adalah strategi yang sangat disarankan.
Sumber: Music Business Worldwide, symphonic.com, Complete Music Update, Midem